1. Prinsip produksi
Prinsip produksi kain serat kaca dan alas serat kaca berbeda. Kain serat kaca dibuat dengan cara menenun serat kaca dengan bahan seperti resin, kemudian dikeringkan dan diawetkan; sedangkan alas serat kaca dibuat dengan mencampurkan serat kaca dan bahan tambahan lainnya, menariknya menjadi bundel pada mesin tekstil, kemudian menjahitnya melalui proses seperti pengerolan panas dan pelubangan jarum.
2. Sifat fisik
Kain serat kaca dan alas serat kaca juga memiliki sifat fisik yang berbeda. Kain serat kaca memiliki kepadatan yang relatif tinggi, kekuatan dan kekerasan yang tinggi, serta retensi kekuatan yang baik. Sangat cocok untuk pembuatan material dengan persyaratan kekuatan dan kekerasan tinggi, seperti kapal dan berbagai kontainer; sedangkan keset fiber kaca memiliki kepadatan yang rendah, kelembutan yang baik, serta sifat penyerapan minyak dan air yang baik. Sangat cocok untuk pembuatan bahan tahan air, bahan isolasi termal, bahan filter, dll.
3. Bidang aplikasi
Kain serat kaca dan alas serat kaca dapat digunakan di banyak bidang, tetapi kesempatan penerapan spesifiknya berbeda. Kain serat kaca terutama digunakan dalam pembuatan bahan di bidang kapal, mobil, konstruksi, penerbangan, dll., dan memiliki persyaratan tinggi untuk kekuatan dan kekerasan bahan; sedangkan serat kaca digunakan dalam pembuatan bahan filter, bahan tahan air, bahan isolasi termal, bahan isolasi listrik, dll., dan memiliki isolasi termal yang baik, penyerapan air dan minyak, isolasi suara dan sifat lainnya.
Melalui analisa di atas, terlihat adanya perbedaan tertentu antara kain fiber glass dan kain felt fiber kaca, mulai dari prinsip produksi hingga sifat fisik dan kesempatan penerapannya. Oleh karena itu, ketika memilih bahan, bahan tersebut harus dipilih sesuai dengan situasi sebenarnya dari proyek tertentu.






